Karena Kondisi Tanah yang Labil, Pembangunan Jalan Inspeksi Desa Ujung Manik Gunakan Konstruksi Rigid Beton

INDONESIASATU.CO.ID:

CILACAP - Jalan inspeksi  di Desa Ujungmanik mengalami reformasi, pembangunan jalan yang biasanya menggunakan aspal itu, kini menggunakan Rigid Beton. Dilihat dari tekstur tanah Desa Ujungmanik penggunaan Aspal kurang efektif karena kondisi tanah yang labil.

Muslimin, mantri pengairan Kemantren III, Kawunganten kepada Journalist.id mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Desa Ujungmanik mengajukan permohonan ke BBWS Citanduy untuk membangun jalan Inspeksi dengan sistem Cor atau Rigid Beton.

Pengecoran dimulai dari Dusun Kaliyasa Rt.01/Rw.01 Desa Ujungmanik sepanjang kurang lebih 125 M X 4 M X 0,25 Cm untuk Tahun Anggaran 2017 ini. Selanjutnya Muslimin berharap BBWS Citanduy pada Tahun Anggaran 2018 menganggarkan kembali untuk kelanjutan pembangunan Jalan Rigid Beton  dari Desa Grugu ke Desa Ujungmanik sepanjang kurang lebih 3900 meter dari total keseluruhan pengajuan  pembangunan jalan inspeksi yang dilakukan di Wilayah Kemantren III Kawunganten kurang lebih sepanjang 13 KM. ( Tunjang.D ).

Index Berita