Pembangunan Jalan Gandulekor Desa Ujungmanik - Cilacap Terhambat Kembali Dilanjutkan

INDONESIASATU.CO.ID:

CILACAP -  Pembangunan Jalan sepanjang kurang lebih 1100 M di Dusun Sidamulya Desa Ujungmanik Kecamatan Kawunganten Kab. Cilacap, Kembali dikerjakan Selasa 13/02/2018. Yang sebelumnya sempat terhenti pengerjaannya disebabkan adanya kendala tekhnis dilapangan, yakni diduga matrial yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan Spesifikasi Teknis yang di RAB.

.Bahan yang diperuntukan guna campuran bahan beton yang semestinya adalah Spliet (Batu pecah) dan Pasir namun ketika kegiatan berlangsung pada saat itu pengecoran menggunakan Sirtu yang seharusnya tidak layak digunakan untuk campuran pengecoran .

 Kegiatan tersebut diketahui langsung LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) sehingga pengerjaannya dihentikan dan tidak boleh dilanjutkan sebelum matrial yang digunakan memenuhi syarat standar teknis untuk beton.

Dalam rangka kegiatan pelaksanaan pengecoran jalan rabat beton lanjutan kemarin melibatkan Unsur TNI-POLRI. Dari Unsur Kepolisian yakni dari Polsek Kawunganten yang diwakili BABINKAMTIBMAS Bripka Eko dan dari unsur TNI dari Anggota Koramil IX Kawunganten yang diwakili BABINSA Sertu Mulyanto dan Anggota. Semangat Antusias dari berbagai unsur dalam membantu pelaksanaan kegiatan patut mendapatkan apresiasi, terbukti pelaksanaan kegiatan dalam rangka pengerjaan pengecoran jalan terlaksana dengan aman, lancar dan baik.

Ketika Journalist.id menemui Anwar (51) Warga Rt.04 Rw.05 dilokasi menuturkan bahwa mengapa kegiatan pengecoran Rabat Beton di Dusun Sidamulya mengalami hambatan dan sempat dihentikan pelaksanaannya, karena disebabkan matrial yang digunakan tidak susuai dengan Spesifikasi Teknis yang diharapkan.

Pada kesempatan dan ditempat yang sama Karto Miarjo (53) Warga Rt.02 Rw.05, mengatakan bahwa sebelum program kegiatan dilaksanakan pertemuan guna melakukan musyawarah terlebih dahulu diadakan dihadiri segenap Ketua Rt, Ketua Rw.05, Masyarakat, Pengurus Kegiatan, serta turut hadir Kepala Desa. Lebih lanjut Karto menyampaikan bahwa tenaga dalam pelaksanaan kegiatan yakni murni dengan cara Swadaya (Kerja Bakti). Yang melibatkan warga Rt.01, Rt.02, Rt.03, Rt 04 di Rw.05, Dusun Sidamulya, serta segenap Ibu - ibu turut serta berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan pengecoran jalan.

Dwi Purwanto (35) selaku ketua TPK (Team Pengendali Kegiatan) saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan dalam rangka pembangunan rabat beton yang ada diwilayah Dusun Sidamulya sudah sesuai dengan RAB. Terkait masalah semen yang seharusnya ukuran 50 kg/ Zak namun yang didatangkan ukuran 40 kg, Dwi mengatakan bahwa ukuran 40 kg bilamana diaduk dalam molen pas tidak kepenuhan sehingga tidak terjadi tumpahan yang menimbulkan adukan terbuang sia-sia. 

Mengenai adukan yang menggunakan bahan sirtu diakui karena pada saat itu kebetulan spliet sedang habis yang ada hanya sirtu itu pun menurut Dwi sudah persetujuan bersama masyarakat.

Lebih lanjut Dwi Purwanto menyampaikan bahwa sumber dana dalam rangka kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Sidamulya yakni bersumber dari Dana BANSUS ( Bantuan Kusus )  senilai 150 Juta ( Seratus Lima puluh Juta Rupiah ), dan memang seharusnya dalam pengerjaannya tenaga ditopang masyarakat yakni dengan cara Swadaya.

. (Tunjang.D).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita