Sejarah Asal-usul desa babakan kecamatan Kawunganten-Cilacap

tunjang, 20 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

CILACAP

Babakan merupakan sebuah desa yang masuk di dalam wilayah kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap.

Desa babakan bisa di bilang sebagai desa babakan baru yang sebelumnya asal-usul dari desa tersebut yaitu babakan grungsang kecamatan Jeruklegi kabupaten Cilacap.

Desa babakan sekarang dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Sangiman, Sangiman merupakan pemimpin sebagai kepala desa babakan dari tampuk kepemimpinan desa sebelumnya di pegang yakni oleh Sanen, Salimin, Sudar dan Ribut.

Dari generasi ke generasi kepemimpinan dalam memimpin pemerintahan desa merupakan salah satu wujud penerus tampuk kekuasaan dalam memimpin desa dari Kepala Desa yang terdahulu.

Bahwa asal mula terbentuknya desa babakan terjadi pada tahun 1938 pada waktu itu desa babakan lama berada diperbatasan diantara desa Citepus dan perhutani yang letaknya di sebelah utara kecamatan Jeruklegi kabupaten Cilacap.

Kala itu desa babakan di pimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama R. Ranumiharjo beliau memimpin pemerintahan desa semenjak tahun 1945 hingga tahun 1988.

Pada saat pembrontakan DI/TII bergejolak semua penduduk desa merasa tidak nyaman cenderung keselamatan warga masyarakat sangat dikawatirkan sehingga pada tahun 1962 Pemerintah bersama pihak perhutani melakukan tukar guling,

Ketika itu kondisi wilayah geografis desa babakan sebelum tukar guling terjadi sangat menunjang yakni berupa pegunungan dan perkebunan.

Dalam kesepakatan bersama tukar guling pun dilakukan oleh pemerintah dan pihak perhutani ternyata perhutani menukar obyek dari tukar guling tersebut yaitu berupa tanah rawa dan hutan bakau.

Di tempat yang baru pada masa itu pemimpin desa bersama dengan penduduk desa melakukan pembenahan dalam beradaptasi, kerja keras, banting tulang, babat wana atau yang biasa disebut dengan trukah demi mewujudkan sebuah desa.

Berkat kegigihan perjuangan tak kenal lelah semangat pantang mundur maka hasil dari jerih payah terbayar sudah terbukti dengan berdirinya sebuah desa yakni desa babakan. Sebelum di lakukan tukar guling luas desa babakan lama kurang lebih 700 Ha,

lagi-lagi pihak perhutani pada konsekwensinya tak mematuhi dasar kesepakatan yang sebenarnya yakni hanya menukar lahan seluas kurang lebih 250,540 Ha.

Itupun berupa tanah rawa dan hutan bakau kalau melihat dari selisih penukaran berarti pihak perhutani masih mempunyai kekurangan obyek lahan yakni seluas 449,460 Ha.

Sebagai data dukung yang dapat dan bisa dipertanggung jawabkan menurut peta desa berupa Peta profesional G.S.G.S 4202 yang di terbitkan pada tahun 1942 merupakan First Edition.

Dalam surat pernyataan yang dibuat oleh warga dan tokoh masyarakat sekaligus diketahui sepenuhnya oleh pihak lembaga desa dan pemerintah desa.

Bahwa desa babakan lama terdiri atas 3 (tiga) dusun atau (Kebaon) yang terbagi menjadi dusun Karangsalam, dusun Pesanggrahan dan dusun Pedukuhan sehingga luas dari ketiga dusun tersebut yakni mencapai kurang lebih 700 Ha.

Proses penggabungan desa untuk masuk ke dalam wilayah kecamatan kawunganten pun dirasa cukup lama dari tahun 1945 hingga tahun 2001 desa babakan masuk ke wilayah kecamatan Jeruklegi.

Seiring dengan di terbitkannya peraturan daerah (Perda) kabupaten Cilacap Nomor 8 tahun 2002 tentang penggabungan desa. Maka secara resmi desa babakan masuk ke dalam wilayah kecamatan Kawunganten kabupaten Cilacap semenjak tahun 2002 hingga sampai sekarang. (Tun).

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu